BeritaKesejahteraan

BEREDAR ISU MOGOK, LASKAR PLN MANTAP MENUJU PERUNDINGAN PKB

Jakarta, 12 Desember 2018

Jakarta – Didampingi Sekretaris Jenderal Arwan Sanni, Pengurus DPP Saslizar, dan Dewan Pertimbangan Organisasi, pagi-pagi sekali Rabu (12/12) Ketua Umum bertolak ke PLN Pusat untuk menemui Direktur HCM dan jajarannya guna membahas isu-isu kekinian perihal kesejahteraan pegawai PLN.

Tepat pukul 07.00 WIB, rombongan ketua umum dipersilakan masuk ke ruang DIR HCM Gedung Utama Lantai 9 PT PLN (Persero) Kantor Pusat. Pada kesempatan ini DIR HCM didampingi oleh EVP HCMS Bpk. Bagus Setiawan untuk menemui Ketua Umum beserta jajarannya.

Adapun agenda kali ini membahas mengenai progres pengajuan perundingan PKB, Persamalahan Implementasi Peraturan Perjalanan Dinas, Besaran Manfaat Pensiun, Permasalahan Kinerja di Unit Distribusi, Keterbatasan Jumlah SDM di Unit Transmisi, Perkembangan Kasus PLTU Riau 1 dan kejelasan informasi pembayaran insentif kinerja individu yang ditunggu-tunggu oleh banyak pegawai.

Pertemuan Serikat Pekerja LASKAR PLN dengan Direksi PLN
Pertemuan Serikat Pekerja LASKAR PLN dengan Direksi PLN membahas isu-isu kekinian perihal kesejahteraan pegawai PLN

Pengajuan Perundingan PKB

Kabar baik datang dari progress pengajuan perundingan PKB, bahwa surat pegajuan perundingan PKB dari LASKAR PLN telah diterima dan ditindaklanjuti oleh manajemen.

Informasi terakhir yang kami dapatkan, manajemen PLN telah melaporkan ke Disnaker bahwa PKB di PLN siap untuk segera dirundingkan karena sudah ada serikat pekerja yang mengajukan permohonan perundingan.

Dalam waktu dekat ini manajemen akan bersurat kepada semua serikat pekerja yang ada di PLN guna mengklarifikasi keikutsertaan mereka dalam perundingan PKB.

Adapun proses verifikasi yang dilakukan berdasarkan petunjuk pelaksanaan yang diatur dalam Permenaker RI No. 28 Tahun 2014, yakni dengan memeriksa bukti pencatatan serikat pekerja asli sebagai legalitas yang sah secara hukum dan juga verifikasi jumlah keanggotaan.

Klarifikasi EVP Komunikasi Korporat

Belum lama ini beredar di media mengenai statemen EVP Komunikasi Korporat ke sejumlah media yang menyatakan bahwa di PLN ada 4 serikat pekerja dan belum ada satu pun serikat pekerja yang sah.

Hal ini langsung disampaikan ketua umum kepada DIR HCM, dan DIR HCM memberikan jawaban bahwa telah terjadi kekeliruan oleh EVP Komunikasi Korporat.

Setelah DIR HCM berkomunikasi via sambungan telepon dengan Sekretaris Jenderal tak lama seteleh berita tersebut diberitakan di media, sebetulnya beliau telah mengkomunikasikan hal ini dengan EVP Komunikasi Korporat. DIR HCM berjanji akan segera menyelesaikan permasalahan ini.

Dugaan Penyalahgunaan SPPD

Banyaknya pegawai yang terkena dugaan kasus penyalahgunaan SPPD, membuat manajemen lebih serius untuk menangani masalah ini. Terkait dengan panduan dalam penjatuhan sanksi disiplin pegawai oleh unit-unit, DIR HCM mengklarifikasi bahwa keputusan tentang dugaan penyalahgunaan SPPD telah sampai ke Direktur Utama, dan saat ini masih menunggu kebijakan Direktur Utama untuk mengambil langkah selanjutnya.

Besaran Manfaat Pensiun

Kami juga menyampaikan aspirasi mengenai besaran manfaat pensiun yang saat ini dinilai jauh dari kata layak. Menanggapi hal ini, DIR HCM menghimbau agar semua unsur di PLN fokus untuk membantu dana pensiun PLN agar menjadi besar, tujuannya tak lain agar kesejahteraan pensiunan dapat membaik.

Kinerja Unit Distribusi

Adanya perubahan target NKO Semester I 2018 di Unit-Unit Distribusi dari yang sudah ditetapkan di awal tahun.
Bagian Perencanaan Unit Induk Distribusi menginfokan bahwa target tunggakan nihil dihitung mulai Januari 2018, padahal target tersebut baru di-floor-kan ke area-area di bulan September 2018.

Menanggapi hal ini LASKAR PLN tentu saja sangat keberatan, dan telah menyampaikannya. Diklarifikasi oleh EVP HCMS bahwa hal ini benar adanya, beliau menjelaskan bahwa permasalahan ini ada di SPKK. DIR HCM pun setuju dengan hal ini, bahwa seharusnya tidak seperti itu. Beliau akan segera mengkoordinasikan hal ini dengan SPKK.

Alih Daya Core Bussiness di Unit Transmisi

Laporan beberapa anggota yang menyampaikan bahwa akan segera diterapkan alih daya pada scope pekerjaan yang menjadi core business perusahaan di wilayah unit transmisi, hal ini juga kami sampaikan ke DIR HCM, DIR HCM meminta kepada LASKAR PLN agar dapat memberikan aspirasinya dan duduk bersama membahas mengenai ketersediaan kompetensi dan jumlah SDM di Unit Transmisi.

Tentu saja kami menyambut positif pernyataan DIR HCM ini, LASKAR PLN akan segera menyusun kajian terkait dengan alih daya core business di unit transmisi ini dan sesegera mungkin didiskusikan dengan manajemen PLN.

Evaluasi Penilaian Kinerja Pegawai

Terakhir, kami juga menyampaikan aspirasi dari banyak anggota yang menunggu kepastian pembayaran insentif kinerja pegawai (P3 Individu) dimana merupakan hak setiap pegawai dan ditunggu-tunggu sejak lama kehadirannya.

Kabar gembira yang dapat kami sampaikan dari pertemuan dengan DIR HCM hari ini bahwa P3 Individu akan dibayarkan bersama dengan gaji bulan Desember 2018.

Tak terasa waktu berjalan begitu cepat. 1,5 jam lebih berlalu. Kami pun segera menyudahi pertemuan dengan DIR HCM ini untuk melanjutkan beberapa agenda lain yang telah menunggu.

Kasus PLTU Riau 1

Setelah menemui DIR HCM dan jajarannya, kami pun beranjak untuk menemui Direktur Pengadaan Strategis II Bpk. Supangkat Iwan Santoso.

Banyak hal yang kami bicarakan dengan beliau, terutama mengenai perkembangan PLN saat ini dan juga tantangan PLN di masa mendatang.

Serikat Pekerja LASKAR PLN dengan Direksi PLN

Namun fokus diakusi kami dalam kesempatan kali ini, adalah meminta klarifikasi dan informasi valid kepada beliau perihal dugaan kasus suap PLTU Riau 1 yang marak diberitakan di media.

Dalam keterangannya saat kami minta untuk menjelaskan mengenai hal tersebut, beliau menyampaikan bahwa perkembangan terakhir status Direktur Utama Bpk. Sofyan Basir saat ini menjadi saksi dalam kasus ini, dan sedang menunggu beberapa proses persidangan lagi untuk selanjutnya dijatuhkan putusan oleh pengadilan. Dan tentu saja beliau berharap yang terbaik bagi PLN dalam kasus ini.


Agenda seperti ini merupakan bentuk nyata dari implementasi hubungan industrial yang harmonis dalam sebuah perusahaan. Tentu saja hal ini bisa terwujud jika organisasinya telah memiliki legalitas yang jelas secara hukum, selain itu di dalam organisasi yang baik di dalamnya diperkuat oleh insan-insan yang berintegritas dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang pegawai setiap harinya.

Hal ini juga merupakan perwujudan dari visi LASKAR PLN yang bercita-cita menjadi role model organisasi pekerja yang di dalamnya berisi para pengurus yang berintegritas dalam mengemban amanah untuk menyampaikan aspirasi guna meningkatkan kesejahteraan anggota dan keluarganya.

Dirilis oleh,
Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat
LASKAR PLN

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Solve : *
19 + 7 =


Back to top button
Close
Close