Berita

Audiensi dengan Plt. Dirut, LASKAR PLN Siap Berikan Kajian Komprehensif Antisipasi Blackout

Pertemuan 4 Serikat Pekerja PLN dengan Direksi terkait Insiden Blackout

Wacana Direksi untuk memotong gaji karyawan makin marak diberitakan berbagai media dan menjadi sorotan publik akhir-akhir ini.  Hal itulah yang melatarbelakangi pertemuan 4 serikat dengan Plt Direktur Utama pada Kamis siang ini (8/8).

Dalam pertemuan tersebut, hadir Ketua Umum 4 serikat yakni Tonny Ferdinanto dari LASKAR PLN, M. Abrar Ali dari SP PLN, Yan Herimen dari Serikat Pegawai PLN, dan Eko Sumantri dari SP PLN Indonesia.

Sedangkan Plt. Direktur Utama Sripeni Inten Cahyani didampingi oleh beberapa BOD di antaranya Direktur Human Capital Management Muhamad Ali, Direktur Regional Jawa Bagian Tengah Amir Rosyidin dan Direktur Pengadaan Strategis II Djoko Rahardjo Abumanan.

Yang pertama disampaikan oleh Plt Dirut kepada seluruh ketua umum ialah permintaan maaf mengenai isu pemotongan gaji karyawan. Beliau mengatakan bahwa wacana tersebut tidaklah benar. Plt Dirut lantas meminta kepada seluruh serikat agar hal ini dapat disampaikan kepada anggotanya untuk mengantisipasi terjadi penurunan semangat kerja serta agar pekerja dapat tetap fokus untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Dalam kesempatannya kepada Plt Dirut dan jajaran Direksi, Ketua Umum LASKAR PLN Tonny Ferdinanto menyampakan rasa prihatin atas kejadian ini. Beliau sampaikan kepada Direksi untuk ikhlas dan tegar menghadapi musibah ini.

Ketua Umum LASKAR PLN memberikan kajian dan masukan terkait insiden Blackout
Ketua Umum LASKAR PLN memberikan kajian dan masukan terkait insiden Blackout

Selain itu, LASKAR PLN juga menyampaikan telah membuat kajian yang berisi mengenai rekomedasi dan usulan-usulan perbaikan yang komprehensif dari sisi teknis maupun sosial yang tentunya berdasar pada payung hukum untuk menghadapi kejadian blackout dan cara pencegahannya.

Menanggapi hal tersebut Direksi menyampaikan bahwa telah dibentuk tim untuk melakukan investigasi terkait kejadian ini, dan Direksi juga sangat berterima kasih kepada LASKAR PLN atas inisiatifnya yang sangat bagus untuk memberikan kajian kepada tim yang telah dibentuk oleh PLN ini.

LASKAR PLN juga fokus terhadap penyampaian usulan dan solusi perbaikan kepada pengoperasian sistem kelistrikan menghadapi blackout diantaranya kesiapan PLN yang perlu didukung dengan alat komunikasi via satelit mengingat pada saat blackout tidak ada peralatan komunikasi yang siap baik dari internal maupun penyedia layanan seluler komersil.

Kendala komunikasi ini juga turut menjadi penyebab dispatcher pusat pengatur beban mengalami kesulitan pada saat pemulihan gangguan.

LASKAR PLN juga mengusulkan kepada Plt dan jajaran Direksi untuk dapat mengutamakan dan memperhatikan petugas-petugas piket seperti dispatcher pada pusat-pusat pengatur beban dan petugas pemeliharaan (HAR) mengingat mereka merupakan ujung tombak pengoperasian sistem ketenagalistrikan yang harus disupport dari berbagai sisi seperti peningkatan kompetensi berupa pelatihan-pelatihan rutin, wokshop dan in house training.

Selanjutnya, LASKAR PLN juga menekankan bahwa core bussiness perusahaan agar tidak diserahkan kepada outsource (pihak ketiga), mengingat pegawai yang menangani core bussiness memegang peran yang sangat penting bagi kelangsungan perusahaan salah satunya kesiapan dalam menghadapi blackout seperti kemarin.

Sebelum menutup pembicaraan dalam diskusi tersebut, Ketua Umum juga berpesan kepada jajaran Direksi dan semua serikat bahwa kita semua harus solid untuk bersama-sama menghadapi ujian yang sedang menimpa PLN saat ini.

Insya allah dengan pelajaran berharga ini kita akan semakin kuat dan menjadi lebih baik dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi masyarakat untuk terus meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi kepada pelanggan.

NEWSSQUAD LASKAR PLN

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Solve : *
5 + 17 =


Back to top button
Close
Close